Boeing 747 bermesin 5? mungkinkah?

Updated: May 12


Gambar01 - mesin ke 5 yang terpasang di pesawat Boeing 747, oleh James Evans


Jakarta - INDOAEROVID.COM Dari gambar di atas, kalian mungkin melihat sesuatu yang agak ganjil dari pesawat 747 dari biasanya. Yup, Qantas 747 dengan konfigurasi 5 mesin.


Kembali ke tahun 2016, saat itu Qantas membutuhkan pengganti mesin baru pesawat 747 nya yang bermasalah ke Johanesburg, Afrika Selatan dengan cepat.

Cara tercepat untuk membawa mesin ke sana ialah dengan memasang langsung berdampingan di sayap Boeing 747 itu sendiri. Lantas, bagaimana Qantas melakukannya? Apa pengaruhnya terhadap aerodinamik pesawat itu?




Menurut Qantas, salah satu armada 747nya yang bermasalah terjebak di Johannesburg, Afrika Selatan dikarenakan mesin Rolls Royce yang rusak. Beruntungnya, maskapai plat merah dari negeri kangguru tersebut memiliki stok suku cadang di Sydney, dan tidak berminat untuk mencari sumber suku cadang yang baru.


Sayangnya, memiliki pesawat yang menganggur di bandara asing membebani perusahaan itu karena beban pajak yang mereka harus bayarkan dan Qantas tidak dapat membiarkannya berlarut larut. Mereka tidak bisa mengirimnya melalui kapal laut, dan terlalu besar jika dimuatkan dalam kargo pesawat biasa (terlepas dari pesawat Antonov 225 yang mahal untuk disewa). Beruntungnya ada opsi ketiga, dengan memasang mesin baru di bawah sayap Boeing 747.


Gambar02 - Antonov an-225 yang sedang memuat kargo, oleh Robert Szymczak


Berkat desain pesawat Boeing 747, terdapat titik jangkar di bawah sayap untuk melampirkan berbagai objek. salah satunya ialah mesin cadangan, walau mesin tersebut tidak terhubung dengan sistem pesawat dan tidak dapat digunakan, tetapi masih dikategorikan aman dan berbentuk aerodynamik.



Gambar03 - oleh Steve Ruttley di Airliners.net



Namun, Mesin tambahan tersebut memiliki tiga efek yang signifikan.


1. Pesawat menjadi tak seimbang,

2. Menambah "drag" ke satu sisi pesawat, serta

3. Membakar lebih banyak bahan bakar sehingga memerlukan pemberhentian tambahan guna pengisian bahan bakar kembali. Perjalanan khusus antara Sydney dan Johannesburg melibatkan penghentian bahan bakar di Perth.


Begitu pesawat mendarat di Johannesburg, mesin ke 5 dilepaskan dan dipasang di pesawat 747 yang rusak. sekarang pesawat tersebut dapat pulang kembali ke negerinya.


Adapun mesin yang rusak, dikirim kembali dengan cara lambat ke Sydney.



INDOAEROVID - ARC


Sumber : Simple Flying


Dukung kami dengan

Like dan subscribe channel Youtube kita di

youtube.com/indoaerovid

Cek juga sosial media kita di

Instagram - klik disini

Twitter - klik disini

INDOAEROVID - INDONESIAN AVIATION NEWS AND TALKS



0 views

© 2020

INDOAEROVID MEDIA

Ps: Please kindly to refresh your web if the content not appear